Kamis, 16 Juni 2016

Lokal Wisdom Rahmat Fajri

TRADISI SUNATAN MENURUT MASYARAKAT RAWA BEBEK, BEKASI BARAT
Oleh: Rahmat Fajri Al-Aziz (NIM: 11140321000017)


Sunatan, adalah sebuah tradisi turun temurun sejak nabi ibrahim as. Dan prosesi sunatan dari masa ke masa, dari tiap-tiap daerah berbeda. Salah satunya adalah prosesi sunatan yang ada di daerah rawa bebek, bekasi barat. Menurut masyarakat setempat, prosesi sunatan di daerah ini sangat berbeda dengan prosesi sunatan yang ada di jawa tengah misalnya. Berdasarkan narasumber[1] yang sudah penulis wawancarai, ada 3 tahapan dalam prosesi sunatan.
a.       Pra Sunatan
Pra sunatan ini biasanya anak yang mau di sunat diajak oleh keluarganya untuk mengunjungi makam nenek moyangnya, dengan tujuan meminta doa restu terhadap roh nenek moyang yang sudah tiada. Karena keyakinan  masyarakat setempat bahwa mengunjungi makam nenek moyang dipercaya membuat si anak yang mau di sunat bisa lebih dewasa (tidak cengeng lagi).  Setelah itu, tepatnya malam hari setelah kunjungan dari makam nenek moyang, keluarga yang punya hajat sunatan mengadakan apa yang biasa disebut masyarakat setempat sebagai selametan. Slametan ini biasanya diadakan dirumah keluarga, dan dihadiri oleh tetangga-tetangga rumah, yang dipimpin oleh sesepuh setempat (kyai), dan bersama-sama membaca bacaan tahlil, yasin dan doa oleh kyai. Slametan ini bertujuan untuk mendoakan anak yang disunat agar menjadi anak yang soleh dan taat terhadap agama, bangsa, negara dan khususnya kedua orang tua. Diwaktu lain, bebarengan dengan selametan, salah seorang dari keluarga yang punya hajat sunatan, menaruh (sesajen), biasanya berisi ikan gabus[2], ayam, rokok, buah-buahan, susu, ddl. Yang disuguhkan kepada nenek moyang keluaraga.
b.      Proses Sunatan
Proses sunatan ini diawali dengan anak yang mau di sunat terlebih dahulu dimandikan kembang bekas suguhan,dengan tujuan agar si anak wangi, supaya nenek moyang mendampingi proses sunatan si anak. Setelah mandi kembang dan wangi, si anak akan dibawa ke dokter untuk di sunat. Sebelum disunat, si anak disuruh melakukan ijab qobul dengan sang dokter. Baru setelah itu, sang anak disunat dengan terlebih dahulu dokter membaca beberapa doa.
c.       Pasca Sunat
Setelah anak selesai disunat oleh dokter dan sesampainya dirumah, sang anak disuguhkan ayam bekakak.[3] Supaya sakit yang di derita sang anak ketika disunat berpindah ke ayam bekakak.




[1] Ibu Latifah (salah satu warga rawa bebek, bekasi barat)
[2] Ikan gabus adalah kesukaan nenek moyang keluarga yang punya hajat. Tiap-tiap nenek moyang keluarga, berbeda satu sama lain.
[3] Ayam kampung khas bekasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar